Mimpi – Mimpi dan Cita-Cita Kami..

Hallo..
Kenalkan dulu yaa..

Cast:

Nisa (Khairun Nisa, Pendidikan Luar Sekolah UPI Bandung 2008)
Vian (Eka Annisa Oktaviana, Pendidikan Bahasa dan Sastra Jepang UPI Bandung 2008)
Jems (Jamalia Ulfah, Pendidikan Bahasa dan Sastra Jepang UPI Bandung 2008)

Let's Get Our Dream!
Jems, Vian.. Nisa adalah teman kuliah saya, one of my besties in campus..
Nisa..  Jems dan Vian adalah teman saya juga, both is my besties in salman, teman sepenggilaan..

Sengaja ngasih notes ga penting ini untuk kalian bertiga,
yang besok akan sama2 berjuang mengejar mimipi dan cita-cita dengan caranya masing-masing..  So do i..

Jadi begini Nis,
Jems dan Vian adalah salah satu traveler di kubangan kaka gelo di salman.. Mereka sukanya jalan-jalan dan makan-makan, berbahagia dan bersyukur dg cara apapun.. Mereka besok akan menjelajah tiga negara dalam satu minggu, bahasa kerennya backpacker..
Ga keren gimana mereka, berani menggila di negara orang dg biaya pas-pas an? hahahaha..
Hanya orang2 nekat dan berjiwa kuat yg akan melakukannya :)
tapi, inilah mereka..

Saya yakin, ini adalah salah satu mimpi besar mereka,
mimpi yg mungkin tidak pernah mereka sangka akan terwujud, tapi sudah digariskan untuk terwujud oleh Dia, yang selalu mendengar dan mengabulkan doa kita.. buktinya, Thailand-Malaysia-Singapura akan mereka singgahi..
Saya percaya, jauh di dalam hati mereka, ada lebih besar mimpi yang menghantui yang menunggu untuk ditunaikan.. Jauh lebih besar daripada sekedar menyambangi Thailand-Singapura dan Malaysia..
Besok adalah start keberangkatan mereka. Setelah mempersiapkan matang selama kurang lebih 6 bulan lamanya, eksekusi pencapaian mimpi menjelajah ASEAN tinggal menghitung jam..

Jems-Vian.. Dia Nisa,
Khairun Nisa..
Anak pertama dari Om Raflis Jambak dan Ibu..
Anak yang sebenar-benar anak pertama, kaka bagi kedua adiknya, Zeta dan Zaki.. Nisa adalah saah satu mahasiswa berprestasi di kelas kami (PLS UPI 2008). Panutan sekali untuk si bujang dan si bungsu (begitu kata ayahnya). Selalu menurut kata Bunda dan Ayah, sangat anak baik. Seperti kalian Jems-Vian, besok dia juga akan mengejar mimpinya, mimpi tingkat nasional bagi seluruh mahasiswa tingkat akhir, dia sidang sarjana besok. Alhamdulillah. Jadi, pasti kagalauan malam ini pun adalah galau tingkat nasional :p. Kami masuk bersama, ospek bersama, punya basecamp (baca: tempat tidur dan tempat istirahat) bersama, dan (pernah) berjanji untuk lulus bersama: Desember 2012.

Nisa berhasil mewujudkan mimpinya itu. Mungkin untuknya, mimpi sidang dengan lancar dan hasil yang memuaskan adalah mimpi terbesarnya kali ini. Saya percaya juga; revisi bolak-balik, kehabisan uang untuk supply kertas HVS dan tinta printer, cape hate (hati)-jiwa-raga gara-gara ngurus si skripsi sudah sangat bosan dihadapi. Tapi toh ternyata akan terbayar besok kan?
Segala lelah, akan tergantikan (mungkin) dengan kebahagiaan karena satu fase kehidupan berhasil dilewati. 

Jems dan Vian dengan field tripnya besok.. Nisa dengan sidang sarjananya..
Semua itu kalian sangat berhak peroleh, you deserve to get it.

Kalian sudah sangat bersusah payah demi itu semua. Kalian sangat menunjukkan bahwa mimpi memang bukan seharusnya hanya diangankan, bukan hanya dipikirkan, tapi ada satu bagian yang jadi penentu, usaha. Doa dari orang-orang terkasih juga akan sangat membantu; orang tua, keluarga, saudara dan teman.

Dan saya?
Saya juga besok akan berjuang dengan cara saya untuk menentukan masa depan saya. Besok adalah babak penentu dalam pencapaian mimpi saya berikutnya, besok saya akan mengajukan Visa Recidence Permit untuk tinggal lebih dari 3 bulan ke Kedutaan Jerman di Jakarta. Sangat berterima kasih untuk kalian yang sangat mensupport saya sampai sejauh ini. Kalian adalah another gift dari Allah untuk saya.

Saya teringat sesuatu, the best things in life are free,
*Hugs
*Smiles
*Friends
*Family
*Sleep
*Love
*Laughter
*Good memories
Dan kalian adalah beberapa hal terbaik yang pernah saya dapatkan.

The Journey of a Thousand Miles is Begin by One Step

Viel Glueck!

About these ads

9 thoughts on “Mimpi – Mimpi dan Cita-Cita Kami..

  1. wow..
    nice statment ” bahwa mimpi memang bukan seharusnya hanya diangankan, bukan hanya dipikirkan, tapi ada satu bagian yang jadi penentu, usaha. Doa dari orang-orang terkasih juga akan sangat membantu; orang tua, keluarga, saudara dan teman.”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s